Smile to those who’ve hurt you…
-

The Holy Prophet (SallAllahu Alayhi Wasallam) has said: ‘Your smile for your brother is Sadaqah. Your removal of stones, thorns or bones from the paths of people is Sadaqah. Your guidance of a person who is lost is Sadaqah.’ (Bukhari)
5 Comments
Leave a Comment
This is a Gravatar-enabled website. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.com



February 18th, 2009 at 8:06 pm
kalau senyum kt laki bleh gak ek..ada org ckp pempuan xleh senyum kt laki bukan mahram..
February 19th, 2009 at 3:29 am
kalau senyum dgn niat mcmana yer?
February 19th, 2009 at 11:10 pm
Pada dasarnya Islam amat menganjurkan senyuman dan berwajah manis.
Rasulullah s.a.w. bersabda: “Janganlah kamu meremehkan sedikit jua daripada perbuatan baik, sekali pun sekadar kamu menampakkan wajah yang manis kepada saudara kamu.” [Shahih Muslim, no: 2626]
Namun terlalu berwajah manis boleh memberikan isyarat yang salah kepada orang lain, khasnya kaum lelaki. Maka yang tepat ialah berwajah manis pada kadar yang berada dipertengahan antara wajah yang sombong dan wajah yang menggoda.
Hal ini saya qiyaskan kepada adab bersuara bagi seorang muslimat sebagaimana firman Allah s.w.t.:
“Oleh itu janganlah kamu berkata-kata dengan lembut manja (semasa bercakap dengan lelaki asing) kerana yang demikian boleh menimbulkan keinginan orang yang ada penyakit dalam hatinya, dan sebaliknya berkatalah dengan kata-kata yang baik (sesuai dan sopan).” [Surah al-Ahzab, ayat 32]
February 20th, 2009 at 1:07 pm
Macam-macam Senyuman
1. Senyum sinis
adalah senyum yang mencerminkan ketidaksukaan atau cemoohan, biasanya diakibatkan oleh rasa iri dan dengki. Jenis senyuman ini sebenarnya kurang enak dipandang mata, terutama bagi korban, namun bagi si pemberi senyuman hal ini sesungguhnya merupakan suatu bentuk ketidakpercayaan diri (baca : terserang penyakit hati).
2. Senyum menggoda
adalah senyuman yang mampu membuat orang lain takluk / tunduk. Jenis senyum ini bisa diberikan sengaja maupun tidak sengaja. Hati-hati terhadap senyuman ini, karna mungkin saja si pemberi senyuman secara sengaja menggoda orang lain untuk melakukan maksud dan tujuan tertentu.
3. Senyum ketabahan / ketegaran
adalah jenis senyum yang menggambarkan ketabahan seseorang, dikala duka atau bersedih, si pemberi senyum ini dengan ikhlas berbagi senyum terbaiknya. Jenis senyuman ini lumayan sulit diterapkan, membutuhkan tenaga dan kekuatan ekstra untuk mengukirkan senyuman di tengah kesedihan yang melandanya. Yang dipikirkan oleh orang-orang ini adalah bahwa “orang lain tidak perlu tahu keburukan / musibah yang melanda dirinya sendiri”. Subhanallah…
4. Senyum tulus
adalah senyum yang diberikan dengan tulus untuk tujuan membahagiakan orang lain. Mirip dengan senyum ketabahan, namun jenis senyum ini tidak terbatas pada kondisi dan keadaan psikologis seseorang.
Kepada akhi Aremalzz, senyum yang berniat bagaimana yang awak maksudkan?
February 21st, 2009 at 10:08 pm
Namun terlalu berwajah manis boleh memberikan isyarat yang salah kepada orang lain, khasnya kaum lelaki. Maka yang tepat ialah berwajah manis pada kadar yang berada dipertengahan antara wajah yang sombong dan wajah yang menggoda.
Bahaya…. http://www.rediesh.com/wp-content/plugins/emotions/images/em24.gif