Logo Background RSS

Misteri Angka Tujuh dalam Al-Quran

  • Written by MuslimahMuslimah 5 Comments5 Comments Comments
    Last Updated: December 25th, 2008

    Photobucket

    Banyak orang yang tidak percaya bahawa Al-Quran adalah wahyu ALLAH. Tetapi ketika ALLAH menentang manusia agar membuat kitab seperti Al-Quran, tidak ada satu pun manusia yang mampu. Ya, Al-Quran adalah mukjizat yang luar biasa dipandang dari sudut ilmu mana pun. Sebagai kitab suci yang berlaku sepanjang masa, Al-Quran mengandung berbagai mukjizat. Mulai dari mukjizat linguistik, keghaiban, jagat raya, perubatan, matematika, dan mukjizat-mukjizat lain yang kesemuanya dapat diketahui sesuai dengan kemampuan dan waktu kapan manusia hidup.

    Kemukjizatan Al-Quran yang mencakup semua bidang ilmu membuat para ilmuwan dari berbagai disiplin ilmu berlumba-lumba mengungkapkan keajaiban yang terkandung di dalamnya. Mereka berusaha membuktikan bahawa isi Al-Quran tidak lekang oleh waktu, sejalan dengan pemikiran manusia dan sesuai dengan perkembangan zaman.

    Tulisan ini disarikan dari buku Misteri Angka Tujuh dalam Mukjizat Matematika Al-Quran, karya ‘Abd Ad-Da’im Al Kahil. Ia mengulas secara mendalam kemukjizatan Al-Quran dalam bidang numerik. Ia membuktikan bahawa semua surah, ayat, kata, dan huruf dalam Al-Quran disusun ALLAH secara teratur dengan sistem berbasis angka 7 sebagai dalil bahawa ia bersumber dari Rabb 7 lapis langit.

    Angka Istimewa

    Tidak dapat dipungkiri, angka paling istimewa dalam Al-Quran setelah angka 1 adalah angka 7. Angka ini memiliki keistimewaan dalam berbagai rutinitas ibadah, alam semesta, dan sejarah. Apa rahsia angka ini? Mengapa ia disebut berulang-ulang di berbagai tempat dalam Al-Quran?

    Bagaimana alam raya yang luas dengan setiap bahagian, orbit dan bintang-bintangnya terikat dan terkait satu sama lain? Dengan hikmah-NYA, ALLAH menetapkan hukum-hukum matematik yang tepat untuk keterkaitan alam, di antaranya hukum gravitasi. Hukum ini membumi mengelilingi matahari dan bulan menelilingi bumi.

    Sebagaimana kita lihat, banyak sekali indikasi angka 7 di alam semesta dan kehidupan di sekitar kita. Kita juga melihat tatanan yang sempurna dengan basis angka 7 dalam Al-Quran. Ini menunjukkan keesaan ALLAH dan Al-Quran adalah kitabullah.

    Hikmah pemilihan angka 7 sebagai poros penelitian ini adalah banyaknya indikasi angka 7 di dalam Al-Quran dan hadiths Nabi, juga pengulangan angka ini dalam tatanan yang sangat teratur di Kitabullah yang dalil-dalilnya akan dikemukakan. Ketika tahu bahawa tatanan alam semesta berbasis angka 7 dan kita menemukan angka ini terulang-ulang secara sistematik di dalam kitab suci yang diturunkan 14 abad lalu, kita yakin bahawa Pencipta alam raya adalah Yang Menurunkan Al-Quran.

    Sekarang mari kita lihat kehadiran angka 7 di alam semesta. Ketika mencipta alam, ALLAH menjadikan  langit berjumlah tujuh lapis, demikian juga bumi. ALLAH berfirman, “ALLAH lah yang menciptakan tujuh langit dan demikian juga bumi. Perintah ALLAH berlaku padanya agar kamu mengetahui bahawa ALLAH Maha Kuasa atas segala sesuatu dengan ilmu-NYA.” (QS Ath-Thalaq: 12).

    Bahkan atom, sebagai unit fundamental struktur alam semesta, juga tersusun dari tujuh lapisan elektron. Tidak mungkin lebih. Jumlah hari dalam minggu tujuh, jumlah not musik tujuh, jumlah warna tujuh, dan para geologi menemukan bahawa bola bumi tersusun dari tujuh tingkatan.

    Angka 7 juga menampakkan kehadiran yang nyata dalam sunnah Nabi. Beliau telah menyampaikan banyak sekali hadiths dan angka 7 memiliki “jatah” yang besar di dalamnya. Ini menunjukkan urgensi angka ini serta keragaman indikasi dan rahsianya.

    Ketika menerangkan hal-hal yang merosak, Rasulullah membatasinya pada tujuh hal. Beliau bersabda, “Jauhilah tujuh hal yang merosak.”

    Ketika menerangkan perihal kezhaliman dan mengambil tanah orang lain tanpa alasan, beliau menjadikan angka 7 sebagai simbol azhab pada hari kiamat, dan bersabda: “Orang yang menzhalimi orang lain walau hanya beberapa jengkal tanah, akan dikalungkan kepadanya azhab dari tujuh bumi.” (HR Bukhari Muslim).

    Nabi menerangkan bahawa ALLAH memerintahkan kita bersujud dengan tujuh organ tubuh. Beliau bersabda, “Aku diperintahkan untuk bersujud dengan tujuh tulang.” (HR Bukhari Muslim). Ketika berbicara tentang Al-Quran, beliau menyatakan, angka 7 memiliki hubungan yang sangat erat dengan kitabullah ini. Beliau bersabda, “Al-Quran diturunkan dengan tujuh huruf.” (HR Bukhari Muslim).

    Ketika seorang sahabat meminta Nabi menjelaskan rentang waktu untuk mengkhatamkan Al-Quran, beliau bersabda, “Khatamkan Al-Quran setiap tujuh hari, dan jangan lebih cepat dari itu.”

    Demikianlah, angka 7 adalah angka yang paling istimewa dalam hadiths-hadiths Nabi.

    Angka 7 dalam Kisah-kisah Al-Quran

    Penyebutan angka 7 diulang-ulang dalam kisah Al-Quran. Nabi Nuh menyeru kaumnya untuk memikirkan tujuh lapis langit. Beliau berkata kepada mereka, “Tidakkah kamu memperhatikan bagaimana ALLAH menciptakan tujuh langit berlapis-lapis.” (QS Nuh: 5).

    Angka 7 juga disebutkan dalam kisah azab bagi kaum Nabi Hud yang dikirim kepada Qabilah Ad. ALLAH berfirman, “Kaum Ad telah dibinasakan dengan angin itu kepada mereka selama tujuh malam delapan hari terus-menerus.”

    Dalam kisah Nabi Musa disebut angka 70, yang merupakan kelipatan 7. ALLAH berfirman, “Musa memilih 70 orang dari kaumnya untuk waktu yang telah Kami tetapkan (QS Al A’raf: 155).

    Penyebutan angka 7 tidak terbatas pada kehidupan dunia, tetapi kita dapatkan juga dalam kehidupan akhirat. Kata alqiyamah terulang dalam Al-Quran sebanyak 70 kali, kelipatan 7. Kata jahanam terulang 77 kali, yang bererti juga kelipatan 7. Tentang tujuh pintu jahanam, ALLAH Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Ia memiliki tujuh pintu. Setiap pintu untuk golongan tertentu dari mereka.” (QS Al-Hijr: 44).

    Tentang azhab ALLAH pada hari kiamat, kita temukan kehadiran angka kelipatan 7. ALLAH berfirman, “Tangkaplah dia. lalu belenggulah tangannya ke lehernya, lalu masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala, lalu belitlah dia dengan rantai yang panjangnya 70 hasta.” (QS Al-Haqqah: 30-32).

    Jangan lupa, ALLAH juga menyebut angka 7 ketika mendeskripsikan kata-kataNYA. ALLAH berfirman, “Jika pohon-pohon di bumi menjadi pena dan lautan menjadi tinta, lalu ditambahkan kepadanya tujuh lautan lagi, kata-kata ALLAH tidak akan habis-habisnya. Sesungguhnya ALLAH Maha Perkasa dan Maha Bijaksana (QS: Luqman: 27).

    Angka 7 disebut untuk menunjukkan pahala yang diberikan ALLAH kepada orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan-NYA. ALLAH berfirman, “Perumpamaan orang yang menginfakkan harta di jalan ALLAH seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai. Pada setiap tangkai ada 100 biji. ALLAH melipatgandakan bagi siapa yang DIA kehendaki dan ALLAH Maha Luas lagi Maha Mengetahui. (QS Al-Baqarah).

  1. #1 yaya SINGAPORE
    December 26th, 2008 at 6:21 pm

    ello dear…!!! how have u been?? i love ur posty2!!! ur entries are great dear…i love it!! thank u fer all the knowledgeable infos dear!! u have given us the knowledge that we can use on our daily life…n the knowledge that we must know. i love it… btw,wen can we meet??? i wanna meet u!!!

    Post ReplyPost Reply
  2. #2 Muslimah SINGAPORE
    December 27th, 2008 at 9:30 am

    Hello my dear princess muslimah. Alhamdulillah, i’m doing fine right now. Shukran jazillan for loving all of my post. All good thing comes from ALLAH, the AL-MIGHTY. All knowledge belongs to ALLAH Subhanahu wa Ta’ala. I did update all the posting not only meant for me. But specially updated to all my muslim friends. That’s the least I can do my dear in my whole life. Hopefully, with ALLAH will’s I can do much better than this. Insya-ALLAH. All I need is your support and yes your DUA! DUA! I miss a lot of things in this intricate life of mine. All the good words which can make my heart feel tranquil. All those great supports from all my friends whom I know. And yes… How I’m longing for all good advices from all my princess al-muslimah as-solehah. To be honest, I’m so weak when all of that just drifting away, leaving me all alone. I’m lost without all the important things that I need in my life. I’m no where to go my dear. I’m feeling so alone and cold here. So, I do really hope that you people stay and hold on me. Be together with me to stay onto the right track of ALLAH Subhanahu wa Ta’ala. Because that’s the only track I’ve choosed in my life all this while. That’s the only safest track I’ve met up with.

    P/s: I miss you too darling. Especially your voice. Yes, I did want to call you up but you know how my schedule packed like sardin this time round. I guess it’s been like that for don’t know how many years. And I’m sorry. Insya-ALLAH there’s a day for us to meet up. I’ll wait patiently till the right time comes… (:

    Post ReplyPost Reply
  3. #3 Hendrawan INDONESIA
    December 28th, 2008 at 1:52 am

    barulah saye tahu selame ni..

    sebetulny saya cum mau katkn, subhanallah, awak tu, mengancap, cantikbetul. upss… :em27:

    Post ReplyPost Reply
  4. #4 yaya SINGAPORE
    December 29th, 2008 at 9:35 am

    My dear…. janganlah cakap camtu… buat yaya sedih nye…
    N i do understand tat ur schedule is tight. I do reali2 understand. Dun worrie… My schedule is also veri2 tight. I tink u noe y ah… coz of my part time job n nursing job. Hehehe….! I juz wanna noe how have u been doing… Coz i worry 4 u…Dun worrie… I will always DUA 4 u dear… n will always n always n never fail to support u!! I misses n misses u soo much… :em10: :em70: :em18:

    Post ReplyPost Reply
  5. #5 dan INDONESIA
    June 17th, 2009 at 3:39 am

    :em69: :em69: :em69:
    SUBHANALLAH

    Post ReplyPost Reply
Leave a Comment
This is a Gravatar-enabled website. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.com

  • :em45:
  • :em01:
  • :em12:
  • :em29:
  • :em54:
  • :em69:
  • :em67:
  • :em60:
  • :em07:
  • :em03:
  • :em19:
  • :em22:
  • :em28:
  • :em09:
  • :em27:
  • :em10:
  • :em34:
  • :em02:
  • :em43:
  • :em20:
  • :em42:
  • :em62:
  • :em17:
  • :em35:
  • :em55:
  • :em33:
  • :em44:
  • :em04:
  • :em48:
  • :em58:
  • :em47:
  • :em26:
  • :em39:
  • :em32:
  • :em24:
  • :em50:
  • :em61:
  • :em64:
  • :em16:
  • :em63:
  • :em51:
  • :em46:
  • :em18:
  • :em65:
  • :em06:
  • :em25:
  • :em23:
  • :em31:
  • :em15:
  • :em05:
  • :em11:
  • :em38:
  • :em13:
  • :em53:
  • :em71:
  • :em21:
  • :em36:
  • :em56:
  • :em57:
  • :em70:
  • :em37:
  • :em40:
  • :em08:
  • :em66:
  • :em14:
  • :em41:
  • :em52:
  • :em68:
  • :em49:
  • :em30:
  • :em59: