Ayah Sayyidah Maryam bernama Imran. Sedang ibunya bernama Hannah binti Faqudz.
Hannah adalah seorang wanita yang sudah lama tidak mempunyai anak. Pada suatu hari ia bermimpi melihat burung yang memberi makan anaknya dengan meletakkan makanan tersebut kepada seorang anak perempuan kecil. Dari sebab itulah dia berkeinginan sekali dan selalu berharap untuk mempunyai anak.
Dia selalu saja memohon kepada ALLAH untuk dikaruniai anak. Dan ALLAH pun mengabulkan doanya itu. Pada suatu saat suaminya menyetubuhinya dan akhirnya dia mengandung.
Setelah benar-benar dia merasa hamil, maka dia bernadzar iaitu anak yang dikandungnya nanti akan dibiarkan sepenuhnya untuk beribadah dan mengurusi Baitul Maqdis.
Ketika waktu melahirkan tiba, maka lahirlah sang jabang bayi yang ternyata yang lahir adalah seorang wanita. Mendapati hal ini, dia sangat murung dan bersedih hati seraya berkata dalam hatinya,
Ya ALLAH, aku melahirkan anak perempuan. Dan Engkau lebih mengetahui tentang keadaan seorang perempuan. Akan tetapi, aku yakin bahawa ALLAH dalam menciptakan makhluk-NYA mempunyai tujuan tersendiri.
Setelah itu Hannah lantas memintakan perlindungan puterinya dan keturunannya kepada ALLAH dari syaitan yang terkutuk dan menamakannya dengan Maryam. Dan ALLAH pun mengabulkan doa Hannah ini.
Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu bahawasanya dia berkata,
Rasulullah bersabda, ‘Tidaklah setiap anak yang baru dilahirkan pastilah telah diperas syaitan dengan satu kali perasan atau pun dua kali perasan kecuali Isa bin Maryam dan Maryam (ibunya).
(HR. Muslim)
Rasulullah lalu membacakan firman ALLAH,
Dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada syaitan yang terkutuk.” (Ali Imran: 36)
ALLAH menerima nadzar Hannah sehingga puterinya tumbuh dan berkembang menjadi anak yang baik. ALLAH juga menjadikannya seorang wanita yang berparas cantik dan indah sedap dipandang mata. Maryam dijadikan ALLAH menjadi anak yang mudah menerima orang-orang soleh yang dari mereka ini dia belajar ilmu-ilmu agama dan tentang seputar kebaikan. Zakariya adalah orang yang selanjutnya mengasuh si kecil Maryam. (more…)




Komen Pembaca